Minggu, 15 Mei 2016

Perbandingan Antara Ekonomi Konvensional (Kapitalis Dan Sosialis)  Dengan Ekonomi Islam

Perbandingan Ekonomi Islam dan Kapitalisme

Hak milik
Hak kepemilikan oleh swasta adalah tanda utama kapitalisme dan memberi hak kepemilikan penuh kepada individu. Pada konsep islam, segala sesuatu adalah milik Allah dan hanya sebagian yang diberikan kepada manusia. Jadi, kepemilikan swasta atau pribadi dalam islam bebas tetapi terbatas.
Kebebasan Ekonomi
Pada sistem kapitalisme kebebasan ekonomi tak terbatas dan tidak ada campur tangan negara. Sedangkan dalam islam membenarkan kebebasan ekonomi bagi individu tetapi kebebasan yang diberikan terbatas.
Monopoli
Dalam sistem kapitalis mengakui adanya monopoli, yaitu kondisi dimana hanya ada satu penjual yang menawarkan satu barang dan jasa tertentu. Dalam islam melarang adanya monopoli dan melarang adanya persaingan tidak sehat
Bunga
Didalam kehidupan kapitalisme bunga merupakan darah kehidupan. Sebagai contoh nya perusahaan-perusahaan besar tentunya membutuhkan dana yang besar pula dan tak ada satu orangpun yang dapat menanggungnya. Hal itu mendorong perusahaan untuk meminjam dana dari bank dan bank menawarkan dengan tingkat bunga yang tinggi.
Islam membangun ekonominya bebas dari riba (bunga) dan mendukung laba serta kerjasama sebagai intensif bagi tabungan dan investasi.
Eksploitasi
Hak tak terbatas dalam kebebasan ekonomi dan hak kepemilikan oleh individu maupun swasta yang tak terkontrol telah secara praktis menimbulkan eksploitasi atau penindasan dalam konsep ekonomi kapitalis.
Sistem ekonomi islam menjamin terhapusnya eksploitasi oleh seorang terhadap lainnya. Contoh nya dengan cara menghilangkan riba (bunga)
Distribusi kekayaan
Kapitalisme tidak percaya pada distribusi kekayaan yang jujur dan adil karena menganut kebebasan ekonomi penuh dan pelmilikan akat-alat produksi oleh swasta.
Islam menjamin tercukupnya kebutuhan dasar, menjamin distribusi kekayaan dan sumber-sumber ekonomi yang adil dan merata diantara semua penduduk.


Perbandingan Ekonomi Islam dan sosialisme

Pemilikan
Pemilikan semua alat produksi, distribusi, dan pertukaran oleh publik atau negara dan meniadakan pemilikan pribadi atau swasta.
Islam memberi kebebasan ekonomi kepada individu untuk mencari harta, memiliki serta menikmatinya didalam batas-batas tertentu, asal saja ia tidak melanggar aturan Islam dalam proses perolehan, pemilikan, maupun konsumsinya.
Materialisme
Paham komunisme atau sosialisme merupakan ideologi yang sepenuhnya materialistik. Mereka berpendapat bahwa seluruh tahap kemajuan manusia ditentukan oleh pengaruh kekuatan-kekuatan ekonomi.
Islam mengajarkan kesejahteraan materiil selain kesejahteraan moral dan spiritual para pemeluknya, baik di atas mikro maupun makro. Meskipun kesejahteraan masyarakat tidak terletak pada kemakmuran ekonomi semata, islam tidak melarang orang mencari kemakmuran materiil melalui cara-cara yang dibenarkan.
Regimentasi dan totalitarianisme
Komunisme mencita-citakan sebuah negara totalitarian. Yaitu
Islam menyukai bentuk pemerintahan yang demokratis karena Al-Quran menyuruh Nabi Muhammad SAW mengelola persoalan-persoalan publik dengan para pengikut beliau.
Kesamaan ekonomi
Kesamaan ekonomi adalah klaim komunisme.
Islam mengakui bahwa tidak mungkin ada kesaaman antar umat manusia dalam hal ekonomi dan pemilikan kekayaan duniawi.














Sistem Ekonomi Islam


Pengertian Ekonomi Islam

Gagalnya kapitalis maupun sosialis mendorong masyarakat muslim untuk mencari sistem ekonomi yang lebih baik yang mampu memberikan peran pada semua elemen untuk mencapai kesejahteraan dan kebahagiaan umat islam. Sistem ini bukanlah sistem ekonomi alternatif (pertengahan) tetapi sistem ekonomi solutif atas berbagai permasalahan yang selama ini muncul.
Ekonomi islam adalah ekonomi yang didasarkan pada ajaran dan nillai-nilai islam yang keseluruhan nilai tersebut sudah ada pada al-qur’an dan as-sunnah, ijma’ dan qiyas. Lahirnya ide tentang ekonomi islam didasarkan pada pemikiran bahwa sebagai agama yang lengkap dan sempurna, islam tidak hanya memberikan penganutnya aturan-aturan soal ketuhanan dan iman tetapi juga semua masalah yang dihadapi manusia termasuk ekonomi.
Sistem ekonpmi islam merupakan ilmu ekonomi yang dilaksanakan pada praktik sehari-harinya bagi individu, kelompok, masyarakat, keluarga maupun pemerintah dalam menorganisasikan faktor produksi, distribusi, dan pemanfaatan barang dan jasa sesuai ajaran agama islam. Sistem ekonomi islam yang mandiri dan terlepas dari sistem ekonomi lainnya.

Prinsip-prinsip dasar Sistem Ekonomi Islam

Kebebasan Individu
Individu mempunyai hak untuk mengememukakan pendapat atau membuat suatu keputusan yang dianggap perlu dalam sebuah agama Islam

Hak Terhadap Harta
Islam mengakui hak individu untuk memiliki harta, tetapi memberikan batasan tertentu agar tidak merugikan kepentingan masyarakat umum

Ketidaksamaan Ekonomi dalam batas yang wajar
Islam mengakui ketidaksamaan ekonomi tetapi, tidak membiarkannya menjadi bertambah luas dan dalam batas-batas yang wajar

Kesamaan Sosial
Islam tidak menganjurkan kesamaan ekonomi tetapi mendukung dan menggalakkan kesamaan sosial sehingga setiap individu memiliki peluang yang sama

Jaminan sosial
Sebuah negara islam wajib menjamin setiap warga negara dalam memenuhi kebutuhannya sesuai dengan prinsip hak untuk hidup

Distribusi Kekayaan secara meluas
Islam mencegah penumpukan kekayaan dengan menganjurkan distribusi kekayaan pada semua lapisan masyarakat

Larangan menumpuk kekayaan
Sistem ekonomi islam melarang individu penumpukan harga kekayaan dan mengambil langkah-langkah prefentif untuk mencegah perbuatan tersebut.

Larangan terhadap organisasi anti sosial
Sistem ekonomi islam melarang semua praktek yang merusak dan annti sosial dalam masyarakat.

Kesejahteraan individu dan masyarakat
Islam mengakui kesejahteraan individu dan kesssejahteraan sosial masyarakat yang saling melengkapi demi terwujudnya kemanfaatan bersama.

Sistem Ekonomi Kapitalis dan Sosialis


Sistem Ekonomi Kapitalis

Pengertian Kapitalis
Menurut Collins Dictionary, kapitalisme adalah sebuah sistem ekonomi yang didasarkan pada pemilikan pribadi atau swasta atas alat-alat distribusi dan pertukaran. Didalam kapitalisme modal merupakan milik swasta dan boleh digunakan dengan bebas oleh pemiliknya untuk menciptakan laba bagi usahanya.

Ciri-ciri Kapitalisme

Ciri-ciri secara umum:
1.Pemilikan alat produksi
2.Pertukaran dan distribusi yang tak terlarang
3.Kebebasan ekonomi
4.Laba sebagai pendorong kegiatan produksi
5.Kebebasan pasar dan pesaingan
6.Keabsahan monopoli
7.Perbankan dan keberadaan bunga
8.Disparitas yang lebar dalam distribusi kekayaan
9.Eksploitasi ekonomi oleh yang kuat terhadap yang lemah

Menurut Rivai dan Buchari 2009:

  1. Kebebasan memiliki harta secara bersamaan
  2. Persaingan bebas
  3. Kebebasan penuh
  4. Mementingkan diri sendiri
  5. Mekanisme harga sebagai penentu
  6. Campur tangan pemerintah yang minimum


Prinsip-prinsip sistem ekonomi kapitalis

  1. Self Interest : setiap individu, dianggap sebagai pihak yang paling mengetahui hal-hal yang terbaik bagi dirinya
  2. Adanya kebebasan penuh yang dimiliki oleh setiap individu.
  3. Penentuan keseimbangan dalam perekonomian sepenuhnya diserahkan pada proses mekanisme harga dipasar
  4. Meminimalkan campur tangan pemerintah dalam perekonomian.
  5. Dampak positif ekonomi kapitalis
  6. Mampu mendorong aktifitas ekonomi secara signifikan
  7. Persaingan bebas akan mewujudkan produksi ketingkat wajar dan rasional
  8. Mendorong motivasi pelaku ekonomi mencapai prestasi terbaik melalui yang paling efisien
  9. Dampak negatif ekonomi kapitalis
  10. Penumpukan harta yang terjadi pada sekelompok individu atau kelompok menimbulkan terjadinya ketimpangan dan distribisu kekayaan yang tidak merata di masyarakat.
  11. Individualisme akan mengakibatkan ketidak pedulian individu/ kelompok dengan individu/ kelompok lain.
  12. Memunculkan distorsi pada nilai-nilai moral.
  13. Pertentangan antar kelas yang terjadi akibat ketimpangan dan distribusi kekayaan yang tidak merata.

Sistem Ekonomi Sosialis

Pengertian Ekonomi Sosialis
Sistem ekonomi sosialis mempunyai tujuan untuk kemakmuran bersama. Perkembangan sosialisme dimulai dari kritik tehadap kapitalisme yang ada pada waktu itu, kaum kapitalis (kaum borjuis) mendapat legitimasi gereja untuk mengekploitasi buruh. Paham sosialis dikemukakan oleh oler Karl Marx perkembangan lebih lanjut dari paham sosialis adalah paham komunisme. Sistem ini lahir dari bentuk keprihatinan Karl Marx atas munculnya penderitaan dalam kehidupan masyarakat. Sistem ini muncul pada abad ke 20 karena mekanisme pasar yang dijanjikan oleh sistem kapitalis tidak mampu memberikan kesejahteraan kepada masyarakat bahkan mengakibatkan terjadinya kelesuan ekonomi yang ditandai pengangguran berkelanjutan dan meningkatkan kesengsaraan masyarakat sementara kapitalis semakin menumpuk kekayaan.

Menurut Rifa’i dan Buchari (2009), Ciri-ciri sistem sosialis :

  1. Kepemilikan harta dikuasai sepenuhnya oleh negara, kepemilikan individu tidak diakui dalam sistem ekonomi sosialis
  2. Setiap individu memiliki kesamaan kesempatan dalam melakukan aktivitas ekonomi
  3. Disiplin politik yang tegas dan keras yang sepenuhnya menganut sistem komando
  4. Setiap warga negara dipenuhi kebutuhan pokoknya
  5. Proyek pembangunan dilaksanakan oleh negara, pihak swasta tidak ikut campur
  6. Posisi tawar menawar individu sangat terbatas karena negara merupakan kunci utama perekonomian
  7. Kebaikan Sistem sosialis:
  8. Nasib kaum lemah sangat diperhatikan
  9. Tidak ada pengangguran dalam masyarakat karena adanya pemerataan kesempatan pada berbagai lapisan masyarakat
  10. Terciptanya kemakmuran yang merata.
  11. Kekurangan Sistem Sosialis
  12. Karena menganut sistem komando maka akan menghilangkan kebebasan kreasi warga negaranya
  13. Kepemilikan individu tidak diakui yang mengakibatkan hilangnya kebebasan individu dalam memiliki harta dan kekayaan
  14. Pemerataan yang bersifat absolut dan kepemilikan individu diakui yang mengakibatkan motivasi bekerja dari warga negara
  15. Penguasaan harta oleh negara mengakibatkan penumpukan harta dan modal pada kelompok penguasa


Senin, 04 April 2016

Antara Harta, Ilmu dan Ketampanan

Suatu hari ada seorang laki-laki yang kaya raya, berpindidikan dan sangat tampan. Laki-laki menghampiri seorang pemuda yang tengah duduk di kursi taman. Laki-laki tersebut bernama Ali.
A : Assalamualaikum
P : Waalaikumsalam
A: Ada apa nak. Kenapa kamu melamun disini sendirian?
P: Iya pak saya sedang memikirkan kehidupan ini.
A: Apa yang kamu pikirkan?
P: Aku memikirkan semua orang sekarang lebih mementingkan kehidupan dunia daripada akhirat.
A: Sungguh pemikiran yang luar biasa. Aku punya sebuah pertanyaan kepadamu. Wahai pemuda jika kamu diberi satu kesempatan untuk memiliki satu hal yang aku miliki antara harta . Ketampanan dan ilmu . Manakah yang kamu pilih??
P: Aku lebih memilih ilmu mu tuan.
A: Mengapa kamu memilih ilmu ku apa penting nya ilmu?
P: Ilmu yang akan aku miliki bisa aku ajarkan ke orang lain.
A: Lalu kenapa kamu tidak memilih harta ku yang banyak ini bukan kah kamu juga dapat membagikannya ke orang lain?
P: Aku takut jika aku memilih untuk mengambil harta mu aku justru akan serakah dan sombong. Dan aku tak mampu untuk membagikannya. Aku takut justru harta ini yang akan menjauhkan ku dari Allah SWT.
A:Dan kenapa kamu tidak memilih ketampanan ku nanti pasti banyak wanita yang tertarik dengan mu?
P: Aku tidak ingin seseorang mencintai ku karena ketampanan ku. Aku ingin seseorang mencintai i ku dengan tulus. Aku dan calon istri ku akan bersama2 mendapatkan surga-Nya.
A: Aku sangat kagum padamu wahai pemuda. Jika kamu ingin mendapatkan ilmu maka rajinlah membaca buku. Buku adalah jendela dunia.
P:Baik tuan . Aku akan melaksanakan nasihatmu tuan.

Minggu, 13 Maret 2016

Lirik Lagu Flashlight-Jessie j

[VERSE]
C
When tomorrow comes
C
I'll be on my own
G
Feeling frightened up
                         C
The things that I don't know
C
When tomorrow comes, Tomorrow comes
F
Tomorrow comes


C
And though the road is long
C
I look up to the sky
G
In the dark I found, I stop and I won't fly
C                                        F
And I sing along, I sing along, then I sing along

[CHORUS]
C
I got all I need when I got you and I
G
I look around me, and see sweet life
Am
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
F
You're gettin' me, gettin' me through the night
C                                            G
Can't stop my heart when you shinin' in my eyes
G                        Am
Can't lie, it's a sweet life
Am                                           F
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
                                           C
You're gettin' me, gettin' me through the night
                        G
Cause you're my flash light
                  Am                     F
You're my flash light, you're my flash light

[VERSE]
C
I see the shadows long beneath the mountain top
G
I'm not the afraid when the rain won't stop
C
Cause you light the way
                   F
You light the way, you light the way

[CHORUS]
C
I got all I need when I got you and I
G
I look around me, and see sweet life
Am
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
F
You're gettin' me, gettin' me through the night
C                                            G
Can't stop my heart when you shinin' in my eyes
G                        Am
Can't lie, it's a sweet life
Am                                          F
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
                                          C
You're gettin' me, gettin' me through the night
                        G
Cause you're my flash light
                  Am                     F
You're my flash light, you're my flash light


[CHORUS]
C
I got all I need when I got you and I
G
I look around me, and see sweet life
Am
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
F
You're gettin' me, gettin' me through the night
C                                            G
Can't stop my heart when you shinin' in my eyes
G                        Am
Can't lie, it's a sweet life
Am                                          F
I'm stuck in the dark but you're my flashlight
                                          C
You're gettin' me, gettin' me through the night
                        G
Cause you're my flash light
                  Am                     F
You're my flash light, you're my flash light

C
you're my flash light
G
you're my flash light
Am
you're my flash light
F
you're my flash light

C
oooooooooooooooio
G
oiiiiiiiiiiiiiiio
Am
oiiiiiioiiiioiiio
F
oohhhhhhhhohooo

C
you're my flash light light light
G
you're my flash light
Am
yaioah    you're my flash light
F
you're my flash light

Senin, 07 Maret 2016

Fakultas UIN SUKA

Fakultas UIN SUKA

Adab dan Ilmu Budaya
Fakultas Adab di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta resmi dibuka pada tanggal 12 Oktober 1961 berdasarkan Penetapan Menteri Agama No. 43 tanggal 9 Agustus 1960. Dari tahun 1961 hingga tahun 1970, jurusan yang dibuka hanya Jurusan Sastra Arab, dan pada tahun akademik 1970/1971 mulai dibuka Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam.
Pada tahun 1974, berdasarkan hasil Rapat Kerja Pengembangan Kurikulum di Cipayung, Jurusan Sastra Arab diperluas menjadi Jurusan Bahasa dan Sastra Arab, sedangkan Jurusan Sejarah dan Kebudayaan Islam tetap tidak mengalami perubahan. Pada akhirnya fakultas Adab memiliki empat jurusan/program studi, yaitu:
  1. Bahasa dan Sastra Arab (S1)
  2. Sejarah dan Kebudayaan Islam (S1)
  3. Ilmu Perpustakaan (S1)
  4. Ilmu Perpustakaan (D3)
  5. Sastra Inggris (S1)

Dakwah dan Komunikasi
Fakultas Dakwah berdiri pada tanggal 30 September 1970 dengan Surat Keputusan Menteri Agama Nomor 254 tahun 1970. Sebelumnya Fakultas Dakwah adalah salah satu jurusan pada Fakultas Ushuluddin. Fakultas Dakwah memiliki visi: membangun dan mengembangkan ilmu pengetahuan dakwah dalam suasana tradisi akademik (keilmuan), berperan aktif membangun peradaban masa depan yang lebih baik, yang Islami, menuju Indonesia Baru yang Madani. Adapun misi yang diemban oleh Fakultas Dakwah adalah menyiapkan sarjana yang visioner dengan kompetensi ilmu dakwah yang sadar berkarya untuk Islam, kemanusiaan, bangsa dan negara, dengan melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Untuk mewujudkan visi di atas, Fakultas Dakwah telah berupaya mempersiapkan segala perangkat yang diperlukan, antara lain dengan pengembangan sarana fisik dan non fisik yang telah, sedang dan akan terus dilaksanakan. Bahkan sejak tahun 2000 Fakultas Dakwah telah melengkapi diri dengan laboratorium dakwah di bawah pengelolaan Pusat Pengembangan Teknologi Dakwah (PPTD) yang dilengkapi dengan sarana untuk program siaran televisi, studio radio yang telah melakukan siaran dengan nama RASIDA (radio siaran dakwah), grafika (sablon, fotografi dan computerized desain grafis) dan Biro Konseling “Mitra Ummah”. Semua itu dimaksudkan untuk memeprsiapkan agar alumni Fakultas Dakwah tidak gagap teknologi, bahkan telah siap untuk menjalani era millenium ketiga ini.
Pada waktu didirikan Fakultas Dakwah belum memiliki jurusan. Baru pada tahun akademik 1976/1977 fakultas ini membuka dua jurusan, yaitu jurusan “al-Milal wa al-Nihal” dan Jurusan “Al-Tabligh Wa al-Nasyr” yang kemudian disempurnakan menjadi jurusan Penerangan dan penyiaran Agama (PPA) dan jurusan Bimbingan dan Penyuluhan Masyarakat (BPM).
Seiring perkembangannya, Fakultas Dakwah saat ini memiliki lima jurusan dengan kompetensinya masing-masing, yaitu:
  1. Komunikasi dan Penyiaran Islam (S1)
  2. Bimbingan dan Penyuluhan Islam (S1)
  3. Pengembangan Masyarakat Islam (S1)
  4. Manajemen Dakwah (S1)
  5. Ilmu Kesejahteraan Sosial (S1)
Dalam usianya yang lebih dari seperempat abad, Fakultas Dakwah telah mengantarkan alumninya menjadi sarjana-sarjana yang dapat terserap di lembaga-lembaga pemerintah, perusahaan negara, perusahaan swasta maupun menjadi wiraswastawan mandiri. Di samping itu banyak juga di antara alumni yang sekarang bekerja di departemen-departemen pemerintah, TNI, Kepolisian, Lembaga Asuransi, Dosen, Anggota Legistlatif, PNS, biro-biro konsultasi, LSM dan lain sebagainya.

Ilmu Tarbiyah dan Keguruan
The presence of Tarbiyah Faculty as the founding Islamic high education in Indonesia is inseparable from the emergence of Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri [State College for Islamic Studies] (PTAIN) which was founded in Yogyakarta on August 14, 1950 based on government regulation No. 34/1950. Even though this college was under supervision of Department of Religious Affairs of Republic of Indonesia, operationally this college was mutually conducted with Department of Education and Culture of the Republic of Indonesia based on the minister degree No. K/I/14641/1951 and No. 28665/Kab/1951. The college was meant to prepare skilled staffs on Islamic teaching to meet intellectual needs of society and country since Muslim population constitutes the majority.

In line with the development of PTAIN, on January 1, 1957 Akademi Dinas Ilmu Agama [State College of Islamic Science] (ADIA) was established in Jakarta based on Minister of Religious Affairs No. 1/1957. This academy was meant to improve the quality of Islamic teachers for secondary schools.

In the first decade both PTAIN and ADIA grew and developed dramatically. In order to improve the quality control of the institution integrally, PTAIN and ADIA were merged into new institution named Institut Agama Islam Negeri [State Institute for Islamic Studies] on August 24, 1960 based on government degree No. 11/1960. This institute located in Yogyakarta had four faculties, i.e., Tarbiyah and Adab in Jakarta and Syari'ah and Ushuluddin in Yogyakarta. Based on government degree No. 26/1965, the IAIN Yogyakarta was given name IAIN Sunan Kalijaga, the name originated from the outstanding Islamic preacher in Indonesia which had an authority to carry out all four faculties in Yogyakarta.

Right now Tarbiyah as one leading faculty at IAIN Sunan Kalijaga has four departments, i.e.,
  1. Pendidikan Agama Islam [Islamic Teaching] (S1)
  2. Pendidikan Bahasa Arab [Arabic Teaching] (S1)
  3. Kependidikan Islam [Islamic Education] (S1)
  4. Pendidikan Guru Madrasah Ibtida'iyah [Islamic Elementary School Teaching] (S1)
  5. Pendidikan Guru Raudlatul Athfal [Islamic Kindergarten Teaching] (S1)
  6. Pendidikan Islam [Islamic Teaching] (S2)
  7. Pendidikan Guru Madrasah Ibtida'iyah [Islamic Elementary School Teaching] (S2)
  8. Pendidikan Guru Raudlatul Athfal [Islamic Kindergarten Teaching] (S2)

Vision
Tarbiyah faculty becomes a leading institution for developing Islamic education in Indonesia.

Mission
  1. Carrying out academic and vocational education in Islamic education and science.
  2. Carrying out research in Islamic education and science.
  3. Carrying out program for community services.

Syari'ah dan Hukum
Fakultas Syari'ah UIN Sunan Kalijaga merupakan fakultas Syari'ah yang tertua di Indonesia dan telah berusia lebih dari setengah abad.
Visi Fakultas Syari'ah adalah menjadi Lembaga Pendidikan Tinggi di bidang ilmu syari'ah yang berwawasan keindonesiaan, kelimuan yang maju dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan akhlakul karimah untuk memajukan peradaban dan memperkaya kebudayaan umat manusia pada umumnya dan bangsa Indonesia pada khususnya.
Fakultas Syari'ah memiliki enam jurusan/program studi, yaitu:
  1. Al-Ahwal al-Syakhsyiyyah/Hukum Keluarga (S1)
  2. Perbandingan Madzhab (S1)
  3. Siyasah/Hukum Ketatanegaraan Islam (S1)
  4. Muamalat/Hukum Perdata dan Bisnis Islam (S1)
  5. Ilmu Hukum (S1)
  6. Hukum Islam (S2)

Ushuluddin dan Pemikiran Islam
Fakultas Ushuluddin resmi dibuka bersamaan dengan peresmian IAIN Al-Jami'ah pada tanggal 24 Agustus 1960. Berdasarkan penetapan menteri agama nomor 43 tahun 1960 pasal 4 ayat 1, dan Peraturan Menteri Agama Nomor 5 tahun 1963 Bab I Pasal 4, fakultas Ushuluddin memiliki empat jurusan, yaitu: a) Jurusan Dakwah, b) Jurusan Tasawwuf, c) Jurusan Filsafat, dan d) Jurusan Perbandingan Agama.
Dalam perkembangannya, jurusan Tasawwuf ditutup karena kurang diminati. Pada tahun 1970, jurusan Dakwah ditingkatkan statusnya menjadi Fakultas Dakwah, sehingga Fakultas Ushuluddin hanya memiliki dua jurusan, yaitu Perbandingan Agama dan Filsafat. Tahun akademik 1982/1983 dibuka Program Studi Teologi Islam, namun tidak berumur panjang. Tahun akademik 1989/1990, Fakultas Ushuluddin mendapat tambahan jurusan Tafsir-Hadis yang semula merupakan salah satu jurusan pada fakultas Syari'ah. Seiring perkembangan zaman, Fakultas Ushuluddin menambah lagi satu Program Studi, yaitu Program Studi Agama dan Masyarakat yang kemudian berubah nama menjadi Program Studi Sosiologi Agama. Dengan demikian, Fakultas Ushluddin saat ini memiliki empat Jurusan/Program Studi, yaitu:
  1. Aqidah dan Filsafat (S1)
  2. Perbandingan Agama (S1)
  3. Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir (S1)
  4. Ilmu Hadis (S1)
  5. Sosiologi Agama (S1)
  6. Agama dan Filsafat (S2)
Selain terus berusaha memaksimalkan perannya dengan memperkuat dan/atau membuka jurusan-jurusan baru, Fakultas Ushuluddin berganti nama menjadi Fakultas Ushuluddin, Studi Agama, dan Pemikiran Islam. Perubahan nama fakultas tersebut, 
Visi
Unggul dan terkemuka dalam pemaduan dan pengembangan studi keushuluddinan dan keilmuan bagi peradaban.
Misi
  1. Mengembangkan Pendidikan dan Pengajaran yang berorientasi pada pemaduan dan pengembangan pemikiran dalam bidang sumber-sumber pokok Islam, aqidah dan filsafat, studi agama-agama, dan sosiologi agama.
  2. Memelihara tradisi keilmuan dan intelektual, serta menumbuhkan budaya ijtihad dalam penelitian secara multidisipliner.
  3. Meningkatkan dan mengembangkan sumber daya Fakultas menjadi potensi yang efektif dan berkualitas dalam rangka ikut serta menyelesaikan persoalan masyarakat dan bangsa.
  4. Mengembangkan kerjasama fakultas dengan berbagai lembaga akademik maupun lembaga lainnya untuk mewujudkan tri-dharma perguruan tinggi, terutama dalam bidang Keushuluddinan.

Sains dan Teknologi
Fakultas Sains dan Teknologi resmi dibuka seiring dengan perubahan IAIN Sunan Kalijaga menjadi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, dan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun ajaran 2004 -2005. Dengan mencanangkan konsep ZIKR (Zero based, Iman, Konsisten dan Result oriented) sebagai orientasinya. Fakultas Sains dan Teknologi membuka enam program studi ditambah empat program studi yang sebelumnya berada di Fakultas Tarbiyah, yaitu:
  1. Matematika (S1)
  2. Fisika (S1)
  3. Kimia (S1)
  4. Biologi (S1)
  5. Teknik Informatika (S1)
  6. Teknik Industri (S1)
  7. Pendidikan Matematika (S1)
  8. Pendidikan Kimia (S1)
  9. Pendidikan Biologi (S1)
  10. Pendidikan Fisika (S1)
Mahasiswa program studi Matematika, selain memperdalam ilmu-ilmu matematika juga dibekali dengan kemampuan pemrograman komputer sebagai respon terhadap tuntutan kebutuhan pengembangan dan penerapan teknologi. Program studi matematika didukung dengan laboraturium pustaka (analisis, aljabar, statistika dan terapan), laboraturium komputasi dan teknoklas. Dengan memadukan matematika dan keislaman serta sosial-kemanusiaan, kurikulum program studi matematika dapat dimanfaatkan dalam bidang illmu falak, ekonomi syari'ah serta semua sektor yang memerlukan aplikasi ilmu matematika.
Program studi Fisika juga didukung dengan alat-alat yang canggih dalam laboraturium fisika dasar, fisika komputasi, laboraturium atom dan inti, laboraturium elektronika, laboraturium instrumentasi dan laboraturium unggulan, yaitu astrofisika yang merupakan penggabungan laboraturium fisika dan ilmu falak.
Program studi Kimia dilengkapi dengan laboratorium dengan instrumen terbaru, yaitu laboraturium pendidikan (terdiri atas Kimia Dasar, Kimia Organik, Kimia Analitik, Kimia Fisika, Kimia Anorganik dan Biokimia), laboraturium reseach, laboraturium kimia komputasi dan laboraturium kimia instrumentasi.
Program studi Biologi dilengkapi dengan laboraturium biologi dasar, zoologi, botani, embriologi, kultur jaringan, mikrobiologi serta laboraturium yang terpadu. Dengan kemampuan yang professional yang diintegrasi-interkoneksikan dengan keislaman dan sosial kemanusiaan, lulusan program studi ini dapat berkarya dibidang rekayasa genetika, kesehatan lingkungan, auditor bidang industri serta berpeluang menjadi enterpreneur.
Program studi Teknik Industri dirancang untuk menghasilkan lulusan yang professional bidang tekbik industri terpan, didukung oleh kemampuan bidang teknik informasi yang baik, dan memiliki landasan keislaman dan sosial kemanusiaan yang memadai. Kurikulum program studi ini menitik-beratkan kepada aplikasi bidang teknik industri terapan pada dunia industri, khususnya industri mikro, kecil dan menengah; kemampuan enterpreneurship, analis sistem pada industri manufaktur dan jasa, serta pemanfaatan teknologi informasi pada bidang industri. Program studi teknik industri didukung dengan fasilitas laboraturium dalam bidang integrated manufacturing , decision support dan operation optimation.
Program studi Teknik Informatika hadir dengan tujuan mencetak sumber daya manusia yang unggul dalam integrasi-interkoneksi keilmuan teknik informatika dan keislaman serta sosial kemanusiaan. Kompetensi inti dari program studi ini adalah penguasaan dan penerapan teknologi informasi dalam bidang decision making, operation dan advanced application development. Fasilitas pembelajaran untuk program studi ini adalah state of art dari hasil kemajuan teknologi informasi seperti fiber optic connection, cyber campus, Wi-Fi, mobile-technology, advance laboratory, maupun perangkat ITC ( information and communication technology ).

Ilmu Sosial dan Humaniora
VISI
Unggul dan terkemuka dalam pemaduan dan pengembangan studi keislaman, ilmu sosial dan humaniora bagi kemanusiaan.
MISI
  1. Memadukan dan mengembangkasn studi keislaman, ilmu sosial dan humaniora dalam pendidikan dan pembelajaran.
  2. Mengembangkan budaya penelitian dan advokasi sosial keagamaan.
  3. Membangun dan mengembangkan kerjasama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan kualitas akademik, manajerial, dan pengabdian pada masyarakat.
TUJUAN
  1. Menghasilkan sarjana ilmu sosial dan humaniora yang memiliki kemampuan akademik dan profesional yang integratif-interkonektif.
  2. Menghasilkan peserta didik yang berakhlaq mulia dan memiliki tanggung jawab sosial kemasyarakatan.
  3. Menghasilkan sarjana yang menjunjung tinggi nilai-nilai keilmuan dan kemanusiaan.
  4. Menjadikan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora sebagai pusat studi yang unggul dalam bidang kajian dan penelitian sosial humaniora yang integratif-interkonektif.
PROGRAM STUDI
  1. Psikologi (S1)
  2. Ilmu Komunikasi (S1)
  3. Sosiologi (S1)

Ekonomi dan Bisnis Islam
The transformation from the institute level (IAIN) to become University level (UIN) based on the President Decree No. 50 Tahun 2004 on June 21st 2004 by the President of Republic Indonesia constitute some consequences.  UIN Sunan Kalijaga obly to develop the scholarly in a larger spectrum as an answer to public demand by keeping the Islamic spirit as the university’s characteristic.
Academically, UIN Sunan Kalijaga is obliged to extend “Integration and Interconnection” Economics that still considered “seculer” with Shariah rule and principles which is relying on the Holy Quran and As-Sunnah. The development of Islamic economics will be based on the Islamic literature and existing conventional literature which is more established in the current systems. The realization of this integration and interconnection will ensure the realization of “rahmatan lil alamin” and “maqosid shariah”.  
In addition, due to the high public’s demand, UIN Sunan Kalijaga had been responding by launched some faculties, namely; Faculty of Science and Technology, Faculty of Social Sciences and Humanities, Faculty of Islamic Economics and Business. The launching of those  faculties and new programs proof that UIN Sunan Kalijaga consider that basically in Islam the science development is universal without any dichotomy; among religious sciences (hadarah an-nas) and among nature sciences and social sciences (hadarah al-‘ilmi). The last faculty which is launched by UIN Sunan Kalijaga, specifically, is to answer the high demand of Industry (Islamic Bank, Islamic Capital Market, Islamic Insurance etc.) and society.
The scientific construction in UIN Sunan Kalijaga tries to exclude the scientific barrier, which is supporting the axiom “Integration and Interconnection”, trade mark of UIN Sunan Kalijaga. The spirit of “Integration and Interconnection” is evidence at the institutionally level that academically, UIN Sunan Kalijaga can answer the global dynamic changing and the need of society. Understanding and applying science and Islamic principles is as a realization of cross fertilization.   It is the most important element toward the center of excellence Faculty of Economy and Islamic Business which is developed with its own characteristic to build a new civilization in economic and business which is based on Islamic values, namely: brotherhood (ukhuwah), justice (‘adalah), welfare (maslahah), balance (tawazun), and universalism (syumuliah).
Based on these values, Islamic Economy can be accepted and developed for some decades in Indonesia, conseptual and practical. The rise of Islamic Financial Institution is one of the signals that the concept Islamic economy is acceptable. For example, Islamic banking and Islamic capital market is becoming the centre of attention because of its growth. Moreover, there are also many implementation of Islamic economy in non-Islamic financial institution such as Zakat institution that managing zakat, infaq, and shodaqoh (government or private); research and consultant institution of Islamic Economy; even in many ministries like the Ministry of Religiuos Affair and the Ministry of Finance (sukuk, ZISWAF management, etc.). Overall, there are some evidence that Islamic Economy has been extending in many aspect; study and practice. This opportunity must be followed up by the education institution.
A simple impression comes up in the theorema of the Islamic economy will be complicated when it faces the real condition in the economy of theummah. Hence, there are many works and efforts that become the responsibility of the stakeholders of the Islamic Economy related to the practical matter in business environmental and managerial such as corporate governance, economics philosophy of the company and business with its all derivation.
The challenge is, there are many Islamic values which are not actualized in economy and business  for example the transactions that not applied based on the principle of understanding each other, illicit transaction objects, the function of money is not only as medium of exchange and a measure of value but also as the commodity, usury (riba) transaction/economic activity, gharar transaction, maysir activity, transaction/economic activity containing illegitimate, transaction/economic activity contains time value of money, and there is price distortion on demand and supply.
However, in the development of the Islamic Economic and Business there are challenges both globally and regionally. Those challenges, directly or indirectly, will bring effect to the existence of the Islamic Economic and Business in the world’s economic order. Those are: Global Business, E-Marketing, the minimum of trade co-operation among the Muslem countries, the minimum amount of Islamic investment, the small amount investment in Indonesia from Muslim, financial crisis, capital market and the money market which is dominated by the speculator, uncondusif working ethics and custom with manipulation, corruption, and discrimination, and so on, good corporate governance, and the powerless conventional banking industry in Indonesia and in the world.
Therefore, in a micro scale, UIN Sunan Kalijaga in 2012 officially starts to open the Faculty of Economic and Islamic Business based on theDecree of the Directorate General of Islamic Education, Ministry of Religious Affair No. 522 on March 21st 2012 and therefore has recruit new students and the kulliyah has started in academic year 2012/2013. The establishment of the Faculty of Economic and Islamic Business can be explained chronologically as below:
  1. The Decree of the Working Team (POKJA) No. 02/Ba.0/A/2011 UIN Sunan Kalijaga on January 24th 2011 updated with the Decree of the Working Team (POKJA) on September 12th 2011 about the Opening of the Faculty of Economic; by this decree the team  set a proposal to the University Senat.
  2. University Senat Meeting on July 25th 2011 that decided to agreed (with the note on the renewed proposal) the opening of the Faculty of Economic in UIN Sunan Kalijaga. By this decision, the POKJA team revised the proposal.
  3. The proposal presentation of the Opening of the Faculty of Economic to the Directorate General of Islamic Education (Dirjen Pendis) on 24th November 2011 with the supervision of The Head of Directorate General of Islamic Education (in that time was Prof. Dr. H Mohammad Ali, MA), the proposal is revised to “Proposal of the Opening of the Faculty of Islamic Economic and Business, with three programs namely, Islamic Economy, Islamic Management, and Islamic Accounting.
  4. Workshop of the Center of Excellence of the Faculty of Islamic Economics and Business on Desember 14th 2012 which was attended by The Head of Directorate General Islamic Education and he confirmed and encouraged UIN Sunan Kalijaga as the eldest islamic university to become the center of excellence of the development of Islamic economy through the opening of the Faculty of Islamic Economics and Business (FEBI).
  5. The proposal presentation of the Opening of the Faculty of Islamic Economic and Business in front of the Director of Higher Education, the Ministry of Religious Affair Republic of Indonesia on Febuari 14th 2012 which decided to accept the Proposal of the Opening of Faculty of Islamic Economic and Business with the note “revision the program proposed must be appropriate with PMA No. 36 on 2009”.
  6. The submission of the Revised Proposal of the Opening of the Faculty of Islamic Economic and Business with the supervision of the Director of Higher Education (Dikti) on Februari 22nd 2012 with two new programs based on PMA No. 36 on 2009, those are Sharia Economic (Ekonomi Shariah) and Sharia Banking (Perbankan Shariah).
  7. Decree No. 522 about the Opening of the Faculty of Islamic Economic and Business from the Directorate General Islamic Education, the Ministry of Religious Affair on March 21st 2012.
By all above steps, finally, Directorate General Islamic Education issued the Decree of Directorate General of Islamic Education No. 522 about the Opening of the Faculty of Islamic Economic and Business, on March 21st 2012. The Rector of UIN Sunan Kalijaga followed up this decree by first, arrange the managers of FEBI (temporarily while waiting for the SOTK UIN Sunan Kalijaga from the Ministry of Empowerment of State Apparatus) which consisting of Pjs.Dean (Dr. Ibnu Qizam, SE, M.Si, Ak), Pjs. Deputy Dean (Dr. Misnen Ardiansyah, M.Si), and two Pjs Head of Department they are Pjs.The Head department of Shariah Economic (M. Ghafur Wibowo, SE, M.Sc), and Pjs the Head department of Sharia Banking (Joko Setyono SE, M.Si) for the admission of the new students for academic year 2012/2013.
To become an excellent faculty in Islamic Economics and Business, there are at least four important pillars to be developed, including: 1) research quality, 2) graduate employability, 3) international outlook which is determined by the international study program and the number of international student, 4) lecturing quality which determined by the ratio of the lecturer and the students (based on The Times Higher Education Supplement (THES)). Therefore, FEBI has a high commitment to develop as a high education institution which has excellence in those four things. In addition, the curriculum of FEBI is set to make its alumnus with a high moral integrity in their personality and broad-minded and entrepreneurship-skill.

Pascasarjana
Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta lahir sebagai kelanjutan dari Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN), Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA), dan Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Kelahirannya bertujuan untuk menggali ajaran Islam dan mengembangkan khazanah rohaniah bangsa sebagai proses perjuangan rakyat Indonesia dan ikut serta dalam mengisi serta mewujudkan cita-cita Kemerdekaan RI, yaitu untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
UIN Sunan Kalijaga sebagai lembaga Pendidikan Tinggi Agama Islam (PTAI) menyadari universalitas Islam harus menerima kenyataan pluralisme bangsa dan proses globalisasi di tengah pergaulan internasional. Kenyataan ini menuntut UIN Sunan Kalijaga bertanggung jawab secara moral dan akademik untuk mengkaji Islam; menyebarkan perdamaian dan mengkomunikasikannya ke seluruh masyarakat dunia melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi; dan memberdayakan sumber daya manusia yang ahli dalam Ilmu Agama Islam, beriman, dan bertakwa.
Sejak Tahun Akademik 1983/1984 UIN Sunan Kalijaga merintis pendidikan formal bagi para sarjana yang ingin memperoleh gelar Magister dan Doktor. Rintisan ini berdasarkan Keputusan Menteri Agama No. 26 tahun 1983 yang ditetapkan kembali dengan Keputusan Menteri Agama No. 208 Tahun 1997 dan Keputusan Menteri Agama No. 95 Tahun 1999. Pada Tahun Akademik 1985/1986 untuk pertama kalinya Program Pascasarjana melahirkan lulusan Magister dan mulai saat itu pula dilaksanakan kegiatan perkuliahan Program Doktor (S3).
Pendidikan formal ini pada mulanya disebut Fakultas Pascasarjana dan Pendidikan Doktor IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Selanjutnya, untuk pertama kalinya dekan fakultas Pascasarjana dan Pendidikan Doktor dijabat oleh Rektor IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, H. Zaini Dahlan, M.A. Tidak berapa lama menjabat dekan, H. Zaini Dahlan, M.A. diangkat pemerintah RI sebagai Direktur Jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama. Selanjutnya, jabatan dekan Fakultas Pascasarjana dan Pendidikan Doktor dilimpahkan kepada Prof. Dr. Hj. Zakiah Daradjat.
Pada perkembangan selanjutnya, nama Fakultas Pascasarjana dan Pendidikan Doktor diubah menjadi Program Pascasarjana yang dipimpin oleh seorang direktur. Untuk pertama kalinya, jabatan Direktur Program Pascarjana IAIN Sunan Kalijaga ini dijabat oleh Prof. Dr. H. Nourouzzaman Shiddiqi, M.A. Namun tanggal 16 Juli 1999 beliau wafat. Selanjutnya, Pejabat Direktur Program Pascasarjana IAIN Sunan Kalijaga dirangkap oleh Rektor IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Prof. Dr. H. M. Atho Mudzhar, berdasarkan pada Keputusan Rektor IAIN Sunan Kalijaga, Nomor: 198/Ba.0/A/1999.
Selanjutnya, pada tahun berikutnya tanggal 7 Februari 2000, Prof. Dr. Faisal Ismail, M.A. ditetapkan sebagai Direktur Program Pascasarjana IAIN Sunan Kalijaga yang baru, berdasarkan pada Keputusan Rektor IAIN Sunan Kalijaga, Nomor: 21/Ba.0/A/2000. Setelah empat bulan menjabat Direktur, beliau diangkat oleh Presiden R.I. sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Agama Departemen Agama di Jakarta.
Sesuai dengan Penjelasan Pasal 54 ayat (1) Peraturan Pemerintah No. 60 Tahun 1999, mulai tanggal 12 Juni 2000, dengan SK Rektor, Pjs. Direktur Program Pascasarjana IAIN Sunan Kalijaga dirangkap oleh Pembantu Rektor I, Prof. Dr. H. M. Amin Abdullah, berdasarkan Keputusan Rektor IAIN Sunan Kalijaga, Nomor: 91/Ba.0/A/2000.
Dengan terpilihnya Prof. Dr. H. M. Amin Abdullah sebagai Rektor IAIN Sunan Kalijaga, berdasarkan keputusan Rektor Nomor 115/Ba.0/A/2002, terhitung sejak tanggal 22 Maret 2002, Direktur Pascasarjana IAIN Sunan Kalijaga dijabat oleh Prof. Dr. H. Musa Asy’arie.
Sebelum masa jabatannya berakhir, Prof. Dr. H. Musa Asy’arie diangkat sebagai Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Sosial Budaya dan Peran Masyarakat, beradasarkan pada Keputusan Presiden RI Nomor 81/M Tahun 2005 tanggal 23 Mei 2005. Selanjutnya, masa antara tahun 2005 hingga 2006, Pejabat Direktur Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga dijabat oleh Prof. Dr. H. Machasin, M.A., berdasarkan pada Keputusan Rektor UIN Sunan Kalijaga, Nomor: 218/Ba.0/A/2005.
Selanjutnya, terhitung sejak tanggal 17 Juli 2006 hingga tahun 2010 Direktur Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga dijabat oleh Prof. Dr. H. Iskandar Zulkarnain. Hal ini berdasarkan pada Keputusan Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Nomor: 312/Ba.0/A/2006.
Mulai tahun 2001/2002 Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga menerapkan Kurikulum Terpadu S2/S3. Sistem yang dipakai penuh, setiap mahasiswa bebas memilih matakuliah yang ditawarkan dengan memenuhi jumlah SKS yang telah ditetapkan. Seiring dengan transformasi UIN berdasarkan Keppres No. 50 tanggal 21 Juni 2004, lembaga ini juga berubah menjadi Program Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga.
Sumber : uin suka

Persamaan Dasar Akuntansi

         Sebelum membahas tentang persamaan dasar akuntansi secara lebih lanjut, saya nebgulas tentang akuntansi terlebih dahulu . Apa sih Akuntansi ?? Akuntansi adalah pengukuran, penjabaran, atau pemberian kepastian mengenai informasi yang akan membantu manajer, investor, otoritas pajak dan pembuat keputusan lain untuk membuat alokasi sumber daya keputusan di dalam perusahaan, organisasi, dan lembaga pemerintah. Akuntansi bertujuan untuk menyiapkan suatu laporan keuangan yang akurat agar dapat dimanfaatkan oleh para manajer, pengambil kebijakan, dan pihak berkepentingan lainnya, seperti pemegang saham, kreditur, atau pemilik. Pencatatan harian yang terlibat dalam proses ini dikenal dengan istilah pembukuan. Akuntansi keuangan adalah suatu cabang dari akuntansi di mana informasi keuangan pada suatu bisnis dicatat, diklasifikasi, diringkas, diinterpretasikan, dan dikomunikasikan. Auditing, satu disiplin ilmu yang terkait tapi tetap terpisah dari akuntansi, adalah suatu proses di mana pemeriksa independen memeriksa laporan keuangan suatu organisasi untuk memberikan suatu pendapat atau opini - yang masuk akal tapi tak dijamin sepenuhnya - mengenai kewajaran dan kesesuaiannya dengan prinsip akuntansi yang berterima umum.Praktisi akuntansi dikenal sebagai akuntan. Akuntan bersertifikat resmi memiliki gelar tertentu yang berbeda di tiap negara. Contohnya adalah Chartered Accountant (FCA, CA or ACA), Chartered Certified Accountant (ACCA atau FCCA), Management Accountant (ACMA, FCMA atau AICWA), Certified Public Accountant (CPA), dan Certified General Accountant (CGA). Di Indonesia, akuntan publik yang bersertifikat disebut CPA Indonesia (sebelumnya: BAP atau Bersertifikat Akuntan Publik).

Persamaan dasar Akuntansi
 Persamaan dasar akuntansi adalah rumus dasar tentang akuntansi yang secara matematis.

Harta= Hutang+Modal

 Harta (assets): Merupakan sumberdaya yang dimiliki oleh perusahaan yang akan memberikan nilai ekonomis pada masa yang akan datang.
 Utang (liabilitiy): Merupakan hak (klaim) terhadap harta dari pihak selain pemilik.
 Modal (owners equity) Merupakan sisa hak terhadap harta (SD) suatu perusahaan setelah dikurangi dengan pihak ketiga (liability). Dan Modal dipengaruhi oleh : Prive, Pendapatan, Biaya dan Setoran Modal



 Pada saat pencatat suatu transaksi dibutuhkan suatu bukti, Adapun bukti transaski yang ada di akuntansi adalah :

1. Kuitansi atau bukti penerimaan kas, merupakan dokumen surat tanda penerimaan uang yang ditandatangani oleh penerimaan uang dan diberikan kepada yang membayar uang tersebut. Bagian kanan dari lembar kuitansi diberikan kepada pihak yang membayar dan bagian kiri digunakan sebagai arsip bagi penerima uang.

2. Faktur, adalah bukti pembelian atau penjualan yang dilakukan secara kredit. Bukti transaksi pembelian biasanya disebut faktur pembelian demikian pula bukti transaksi penjualan dinamakan faktur penjualan.

3. Cek, adalah surat perintah tertulis dari pemegang rekening kepada bank untuk membayar sejumlah uang tertentu pada orang yang namanya tertulis pada surat cek tersebut. Cek diterbitkan oleh suatu bank, dan diberikan kepada nasabahnya yang mempunyai simpanan dalam jumlah tertentu di bank tersebut. Jika pengeluaran uang dilakukan dengan cek maka strook yang tertinggal dalam buku cek dapat digunakan sebagai bukti transaksi.

4. Bilyet giro, pemilik rekening giro selain menggunakan cek dapat juga menggunakan bilyet giro sebagai alat pembayaran. Bilyet giro merupakan surat perintah dari nasabah suatu bank yang bersangkutan untuk memindahbukukan sejumlah uang dari rekeningnya kedalam rekening pihak yang namanya tertulis pada bilyet giro pada bank yang sama atau bank lain. Dengan demikian penerima bilyet giro tidak dapat menerima dalam bentuk uang.
Untuk lebih jelasnya cara pencatatan persamaan dasar akuntansi sbb :


                                                                        Gambar Contoh PDA    
Sumber : Wikipedia